Blog Untuk Semua Kalangan

asuransi
Cara Membuat Vaksin Yang Baik Dan Benar

Cara Membuat Vaksin Yang Baik Dan Benar

Di artikel tentang Cara Membuat Vaksin, kami akan memberikan sekilas tentang informasi cara membuat vaksin. Artikel ini dibuat untuk memberikan gambaran bagaimana vaksin itu dibuat dan bekerja sehingga anak atau orang yang diberi vaksin dapat memperoleh kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan anak atau orang yang tidak diberi vaksin.

Vaksin adalah bahan anti-genik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Vaksin dapat mencegah atau mengurangi seseorang dari pengaruh infeksi oleh organisme alami atau liar. Pemberian vaksin kepada anak, dibutuhkan untuk memberikan perlindungan kekebalan terhadap anak dari ancaman suatu penyakit.

Vaksin dibuat untuk melindungi kesehatan anak. Dan mengetahui tentang cara yang benar bagaimana membuat vaksin adalah mutlak adanya. Untuk itu, berikut beberapa langkah sederhana bagaimana cara membuat vaksin yang benar.

1) Mengisolasi gen-gen dari organisme penyebab sakit. Langkah ini biasa disebut sebagai langkah membentuk antigen. Virus ditumbuhkan di sel primer (misalnya sel telur ayam atau vaksin untuk vaksin influenza) atau pada sel yang terus tumbuh (sel kultur manusia untuk vaksin hepatitis B). Antigen tersebut kemudian diisolasi dari sel-sel yang digunakan untuk membuat vaksin.

2) Menyisipkan gen-gen tersebut ke tubuh organisme yang kurang patogen.

3) Mengulturkan organisme hasil rekayasa sehingga menghasilkan antigen dalam jumlah banyak

4) engekstraksi antigen lalu digunakan sebagai vaksin. Pada langkah terakhir ini, pada vaksin juga ditambahkan adjuvant, stabilisator dan pengawet. Adjuvant berfungsi meningkatkan respons imun antigen, sementara stabilisator meningkatkan kehidupan penyimpan vaksin, adapun pengawet untuk penggunaan botol multi-dosis.

Di perusahaan yang sudah maju seperti di amerika serikat, pembuatan vaksin dan produksinya selalu melibatkan perusahaan yang telah melakukan pengujian selama bertahun-tahun lamanya. Vaksin hanya dirilis setelah Badan Pengawasan Obat memastikan keamanan dan kualitasnya. Jika masih meragukan, maka lembaga resmi yang bertanggung jawab tidak akan merilis vaksin tersebut.

Kemungkinan jangka pendek jika vaksin yang dibuat tidak benar sesuai dengan prosedur sebenarnya, maka akan mengakibatkan terbentuk vaksin palsu yang beredar saat ini. Dalam jangka pendek, apabila vaksin palsu ini dipakai akan mengakibatkan timbulnya infeksi. Apabila terjadi infeksi berat, akan dapat menyebabkan demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran. Dalam jangka panjang, masih belum dipastikan, masih dalam tahap analisis. Untuk itu penting sekali untuk diketahui, bagaimana cara membuat vaksin yang benar, supaya vaksin yang dihasilkan juga dapat meningkatkan kesehatan anak.

Comments

leave a reply