Timbulnya Plak Gigi Penyebab Gigi Berlubang

Plak Gigi adalah suatu lapisan film (yang biasa dikenal sebagai biofilm di dunia kedokteran), yang berisi sejumlah bakteri dan bahan-bahan atau sisa-sisa makanan yang mengendap di dalam lapisan film tersebut.

Ketika seseorang mengkonsumsi makanan yang mengandung gula, maka bakteri yang ada di dalam plak gigi akan menggunakan kandungan gula dalam makanan tersebut untuk memproduksi zat asam yang dapat menggerogoti gigi sehingga gigi dapat rusak atau berlubang.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk selalu membersihkan gigi dengan sikat gigi yang proporsional dan pasta gigi yang sesuai dengan usia. Jika hal ini dilakukan, biasanya cukup efektif untuk membersihkan plak gigi.

Penyebab Timbulnya Plak Gigi

Timbulnya plak pada gigi sering tak terhindarkan. Penyebab timbulnya plak pada gigi jarang diperhatikan oleh banyak orang dan tanpa disadari plak sudah sangat banyak serta mengakibatkan karies atau kerusakan gigi. Plak gigi juga sering tidak diperhatikan karena tidak berwarna, sehingga banyak orang yang mengira giginya telah bersih, padahal plak gigi menumpuk tanpa disadari. Plak gigi biasanya akan terlihat jika sudah banyak menumpuk yang ditandai dengan warna putih yang menyerupai makanan yang menempel di gigi.

Untuk itu, sebaiknya setiap orang selalu memperhatikan hal-hal apa yang dapat menyebabkan plak gigi dalam rangka perawatan kesehatan gigi. Berikut ini beberapa hal dan aktifitas yang menimbulkan plak gigi :

1. Bakteri dan Virus

Gigi yang terletak di Gusi mempunyai keunikan tersendiri. Bagi orang awam mungkin tidak disadari bahwa antara gigi dan gusi terdapat lapisan-lapisan lain yang menghubungkan keduanya. Di antara lapisan-lapisan ini terdapat rongga yang memungkinkan tertimbunnya sisa makanan.

Di dalam rongga mulut sendiri terdapat banyak bakteri, kurang lebih terdapat 250 jenis bakteri. Selain bakteri, juga terdapat virus yang bisa masuk, baik dari makanan, mainan, atau berbagai benda lain di sekitar kita. Bakteri dan virus yang ada di rongga mulut akan mencerna sisa makanan. Akibatnya sisa makanan menjadi busuk dan menyebabkan timbulnya plak di permukaan gigi. Jika dibiarkan, Plak ini akan mengikis email gigi dan menyebabkan gigi menjadi terbuka yang mengakibatkan akan terasa sakit atau linu jika terkena benda asing.

2. Suasana Rongga Mulut Menjadi Basa

Rongga mulut bisa menjadi basa, karena makanan yang dimakan bersifat basa atau adanya aktivitas air liur yang menyebabkan mulut menjadi basa. Air liur yang dikeluarkan menjadi basa, karena adanya zat bikarbonat di dalamnya. Akibat adanya zat bikarbonat ini, sisa makanan yang terdapat di dalam mulut akan diubah menjadi plak gigi yang menempel di permukaan gigi. Plak gigi yang banyak, dapat menyebabkan karies gigi yang mengikis gigi. Akibat lebih jauhnya gigi menjadi berlubang.

3. Makanan Yang Asam

Makanan yang asam dapat menyebabkan rongga mulut bersuasana asam. Akibatnya makanan menjadi lebih mudah untuk menempel di permukaan gigi. Jika tidak segera dibersihkan, plak gigi akan mudah timbul. Misalnya makan sayur asam disertai dengan makan roti, biskuit dan sebagainya, yang jika tidak segera dibersihkan dapat menyebabkan sisa-sisa makanan mudah menempel di permukaan gigi.

4. Makanan Yang Mudah Lengket

Ada beberapa makanan yang mudah lengket jika dikunyah. Contoh makanan ini adalah makanan jawa yang bernama jenang dan sejenisnya. Makanan jenis ini jika dikunyah, akan mudah menempel di permukaan gigi dan langit-langit mulut. Oleh karena itu jika mengkonsumsi makanan sejenis ini, harus segera diperhatikan kebersihan sisa-sisa makanannya. Terutama bagi orang yang memiliki gigi berlubang. Jika makanan seperti ini masuk ke dalam lubang gigi, dapat mengendap dan susah untuk dikeluarkan. Akibatnya selain dapat menyebabkan plak gigi, juga menyebabkan sakit gigi yang luar biasa.

5. Rokok

Rokok dapat menyebabkan gigi menjadi berwarna coklat dan kondisi rongga mulut menjadi asam. Warna coklat berasal dari kandungan rokok yang banyak mengandung nikotin. Akibatnya memudahkan untuk terbentuk lapisan film yang dapat memudahkan bakteri dan kuman-kuman lainnya mengendap di tempat tersebut. Lapisan ini adalah lapisan plak gigi yang jika tidak segera dibersihkan dapat merugikan kesehatan gigi dan kesehatan tubuh lainnya.

6. Minuman beralkohol

Minuman beralkohol merupakan minuman yang paling tidak dianjurkan untuk diminum. Alkohol bisa menyebabkan kondisi mulut menjadi kering. Mulut yang kering dapat melenyapkan zat yang bernama saliva dari dalam mulut. Saliva adalah zat yang dapat mencegah menempelnya makanan di permukaan gigi dan rongga mulut. Sehingga jika tidak ada zat atau kurang zat saliva di dalam mulut, maka plak gigi akan mudah timbul.

7. Minuman Berkarbonat

Soda merupakan minuman yang dibuat dari bahan asam. Bahan asam ini dapat menyebabkan kondisi rongga mulut menjadi asam. Kondisi gigi yang asam menyebabkan makanan sisa mudah menempel menjadi plak gigi. Bahan asam berkarbonat juga menyebabkan rongga mulut dalam kondisi kering. Mulut yang kering dapat menyebabkan zat saliva menjadi berkurang atau bahkan hilang dari rongga mulut. Saliva adalah zat yang dapat mencegah menempelnya makanan di gigi.

8. Tidak Sikat Gigi

Aktivitas sikat gigi menjadi hal wajib yang harus dilakukan bagi setiap orang jika ingin gigi tetap bersih. Sebagus apapun makanan yang dikonsumsi, jika tidak melakukan sikat gigi, maka sisa makanan yang berukuran mikro atau seukuran bakteri atau virus, dapat menyebabkan plak gigi.

Timbulnya plak gigi dapat mengikis permukan gigi sedikit demi sedikit. Akibatnya gigi menjadi rusak dan berlubang. Gigi yang berlubang dan rusak dapat menyebabkan infeksi gigi dan penyakit-penyakit lainnya di dalam tubuh. Oleh karena itu, langkah selanjutnya adalah membersihkan plak gigi agar tidak menimbulkan sakit gigi dan penyakit-penyakit lainnya.

Leave a Comment

comments powered by Disqus